KetapangPers
BBM pertalit di kios-kios di kec.sungai melayu kembali kosong. Karena kios-kios juga dibatasi pengambilan bbm pertalit ke spbu. Sementara masyarakat mengeluhkan kalau harus isi pertalit setiap hari ke spbu. Dari kampung utk ke spbu memakan waktu 15 sampai 30 menit. Di spbu juga tidak tiap hari buka dan waktu buka spbu juga tdk sampai sore. Sedangkan kami atas nama masyarakat subuh-subuh utk bekerja perlu pertalite. Pulang sudah sore mana sempat ke spbu..dlm hal ini kami masyarakat merasa di rugikan atas semua kebijakan Spbu mau pun pemerintah,” ujar Retno Yusa Herdadi warga Sungai Melayu .
“diharapkan kepada pemerintah utk meninjau kembali kebijakan-kebijakn yang berkaitan dengan pendistribusian Bbm,” tandas Retno menyuarakan jeritan masyarakat.
Kota Ketapang langka BBM/Bensin.
Pantauan KetapangPers di kota Ketapang ,Selasa 21 juli 2026. Masyarakat kesulitan mendapatkan Bensin/BBM (pertalite, Pertamax). Pom mini dan kios bensin secara kompak tutup,tidak jual BBM. Adapun yang masih melayani masyarakat SPBU Ketapang mandiri disini masyarakat berjubel antri untuk mengisi BBM. Terlihat juga antrian panjang warga di Pom mini seberang jalan Pendopo Bupati Ketapang.
Tidak diketahui secara pasti apa hal yang bikin kelangkaan BBM di Kab.Ketapang ini, sementara beberapa hari yang lalu diberitakan kedatangan suplai BBM untuk wilayah Kab.Ketapang. Diduga kuat sekelompok oknum secara kompak menimbun BBM.
*Kontributor KPers;Retno YH















