KetapangPers
Diam-diam bisnis senyap Pertambangan emas ilegal di kab.ketapang disinyalir mendekati nilai APBD kab.ketapang dengan angka rp.2 triliun.
Pun beberapa waktu lalu terungkap kerugian negara mendekati 1 triliun dari bisnis senyap emas oleh pelaku Yu Hao memporak porandakan perut bumi di daerah seputar Muatan Batu di Tumbang Titi bagian hilir sungai pesaguan Dusun Mambuk dan Desa Kelampai. Perut bumi ditebuk buat terowongan laba-laba sedalam 1 km.
Daerah indotani ,kawasan hutan lindung bergambut itu sudah puluhan tahun menjadi sentra pertambangan emas, puluhan alat berat excavator meraung siang malam. Dari kawasan indotani, kemuning,pelang pasar gelap mencatat sedikitnya 1 kg emas per hari dihasilkan, dengan harga emas standar Antam rp.3 juta per gram maka rp.3 miliar uang emas betedar per hari dikawasan itu saja.
Kemudian kawasan kendawangan dan sekitarnya, kawasan Sandai, hulu sungai, laur .
“Dari berbagai kawasan PETI di kab.ketapang ini setidaknya 10 kg emas perhari berhasil diangkat dari perut bumi ketapang, dengan omset beredar lebih kurang 30 miliar per hari,”tukas mantan pekerja emas yang tidak ingin namanya disebut awak media.
Begitulah surga emas di ketapang, yang sayang nya masih ilegal. Menunggu resmi WPR etah nyangkut sampai kemana urusannya.
**red
#peti
#tambangemasketapang


















