banner 728x250
Opini  

Marnak,Tokoh Pemuda Marau Ajak Generasi Muda Berpikir Kreatif

banner 120x600
banner 468x60

Marau//KetapangPers 

Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, Marnak, seorang tokoh pemuda asal Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, mengajak generasi muda untuk lebih peka terhadap perkembangan zaman, berpikir kreatif, serta berani menciptakan ide dan gagasan baru guna mendukung kemajuan daerah.

banner 325x300

Marnak menegaskan bahwa generasi muda harus mampu memahami perubahan yang terjadi di tengah masyarakat. Menurutnya, kemampuan untuk mengenali peluang dan membaca perkembangan zaman merupakan salah satu kunci agar pemuda dapat mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah.

Ia menyebut hal tersebut sebagai upaya untuk “mengenali tanda-tanda zaman”, yakni kemampuan memahami perubahan, melihat peluang di tengah tantangan, serta menentukan langkah yang tepat untuk masa depan.

“Generasi muda harus peka terhadap perkembangan zaman. Kita perlu belajar mengenali tanda-tanda zaman agar mampu melihat peluang yang ada di sekitar kita. Jangan hanya menjadi penonton atas perubahan, tetapi bagaimana kita bisa ikut mengambil bagian dan menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” demikian pesan yang ingin disampaikannya.

Menurut Marnak, Kecamatan Marau dan wilayah sekitarnya memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan oleh generasi muda. Potensi tersebut mencakup sektor pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, hingga berbagai bidang ekonomi kreatif yang dapat disesuaikan dengan minat, kemampuan, dan peluang usaha masing-masing.

Ia menilai bahwa kemajuan daerah tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten, disertai kemauan untuk belajar dan berinovasi, dapat menjadi awal dari sebuah perubahan yang lebih luas.

Sebagai contoh, generasi muda dapat mengembangkan pertanian dengan menerapkan metode budidaya yang lebih efektif, memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan hasil panen, mengembangkan usaha peternakan dan perikanan, maupun mengolah hasil perkebunan menjadi produk bernilai tambah.

Selain itu, perkembangan teknologi informasi juga membuka peluang bagi pemuda untuk membangun usaha kreatif, mengembangkan keterampilan digital, mempromosikan potensi lokal, hingga menciptakan lapangan pekerjaan secara mandiri.

“Kita sesekali harus berani memiliki ide dan gagasan yang berbeda. Jangan selalu berpikir bahwa untuk memulai usaha atau menghasilkan sesuatu, kita harus memiliki modal yang besar. Yang terpenting adalah kemauan untuk belajar, keberanian mencoba, kreativitas, dan kemampuan melihat peluang yang ada di sekitar kita,” ungkapnya.

Marnak juga mengingatkan bahwa generasi muda tidak boleh hanya bergantung pada kesempatan kerja yang tersedia. Sebaliknya, pemuda perlu mulai membangun kemandirian dengan menggali potensi diri dan memanfaatkan sumber daya lokal secara bijaksana.

Menurutnya, setiap orang memiliki kemampuan dan peluang yang berbeda. Karena itu, generasi muda perlu mengenali minat serta keterampilannya, kemudian mengembangkannya menjadi kegiatan produktif yang mampu memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya semangat belajar, kerja keras, kedisiplinan, serta keberanian menghadapi kegagalan. Sebab, setiap gagasan yang baik membutuhkan proses, perencanaan, dan ketekunan agar dapat berkembang menjadi sesuatu yang nyata.

Semangat Sumpah Pemuda Harus Diwujudkan dalam Tindakan Nyata

Momentum Hari Sumpah Pemuda, yang diperingati setiap 28 Oktober, hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi generasi muda untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas diri, dan mengambil peran dalam pembangunan bangsa.

Semangat yang diwariskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 perlu diteruskan melalui tindakan nyata sesuai dengan tantangan zaman saat ini. Jika dahulu para pemuda berjuang mempersatukan bangsa, generasi muda masa kini dituntut untuk berkontribusi melalui ilmu pengetahuan, kreativitas, inovasi, kewirausahaan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Bagi generasi muda di Kecamatan Marau, kontribusi tersebut dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Mengembangkan potensi desa, menciptakan peluang usaha, memanfaatkan lahan produktif, meningkatkan nilai jual hasil pertanian dan perkebunan, serta membangun kerja sama antarpemuda merupakan beberapa langkah yang dapat dilakukan.

Marnak berharap semakin banyak generasi muda yang berani berpikir maju, tidak mudah menyerah menghadapi tantangan, dan mampu melihat potensi daerah sebagai peluang untuk berkembang.

“Kemajuan daerah membutuhkan generasi muda yang mau berpikir, berani bertindak, dan mampu menciptakan perubahan. Jangan menunggu semuanya tersedia baru kita bergerak. Mulailah dari apa yang kita miliki, manfaatkan peluang yang ada, dan kembangkan ide sesuai kemampuan masing-masing,” menjadi pesan penting bagi generasi muda untuk terus bergerak maju.

Ia berharap semangat Hari Sumpah Pemuda dapat menjadi dorongan bagi pemuda Marau untuk terus berkarya, membangun kemandirian, dan mengambil bagian dalam menciptakan masa depan daerah yang lebih baik.

Pada akhirnya, generasi muda bukan hanya pewaris masa depan, melainkan juga pelaku perubahan pada masa sekarang. Dengan kreativitas, semangat persatuan, dan keberanian berinovasi, pemuda diharapkan mampu menjadikan potensi lokal sebagai kekuatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong kemajuan Kecamatan Marau dan Kabupaten Ketapang.

**Red.-Sumarna (bekerja di kantor Camat Marau)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *