KetapangPers
Di saat Pemerintah Singapore mengumumkan sanksi terhadap 7 perusahaan Indonesia terkait kabut asap lintas batas, data terbaru menunjukkan Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menjadi salah satu penyumbang titik panas terbesar.
Pada 16 Oktober 2026, National Environment Agency (NEA) Singapore menerbitkan _Preventive Measure Notice_ kepada 7 perusahaan asal Sumatera Selatan, Lampung dan Jambi. Ketujuhnya diduga menjadi sumber asap yang membuat Indeks Polusi Udara (PSI) Singapore tembus 212.
Namun temuan Greenpeace Indonesia dan WALHI Kalbar mengungkap fakta lebih dekat: Ketapang sendiri darurat karhutla.Data WALHI Kalbar periode Mei-Juli 2025 mencatat 8.644 hotspot di Kalbar, 657 di antaranya di Ketapang. Dari total tersebut, 2.652 hotspot berada di dalam konsesi perusahaan.
Tiga perusahaan sawit di Ketapang dengan hotspot tertinggi versi Koran Nusantara (17 Okt 2026):
– PT Mekar Karya Kahuripan: 312 titik
– PT Sinar Karya Mandiri: 254 titik
– PT Sungai Putri Agro Sawit: 126 titik
Sementara data SiPongi KLHK Januari-Juli 2026 menunjukkan luas karhutla nasional melonjak 69% menjadi 202.004 hektare. Sebanyak 40.000 hotspot berada di area HGU perusahaan.
Dampak Kesehatan
Kementerian Kesehatan mencatat 113.336 kasus ISPA di 63 kabupaten/kota terdampak asap 2026, 26.545 di antaranya balita.
7 Perusahaan yang Disanksi Singapore (Bukan di Ketapang):
1. PT Bumi Andalas Permai (OKI, Sumsel)
2. PT Bumi Mekar Hijau (OKI, Sumsel)
3. PT Paramitra Mulia Langgeng (Palembang)
4. PT Sumatera Alam Anugerah (Musi Banyuasin)
5. PT SBA Wood Industries (Way Kanan, Lampung)
6. PT Hutan Lestari Raya (Jambi)
7. PT Bangkanesia (Bangka Belitung)
Semuanya perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) pemasok APP Sinar Mas dan Sungai Budi Group.
Ketua Pantau Gambut, Syafiq Gumilang menilai lemahnya pengawasan di konsesi menjadi pemicu. “Asap tak mengenal batas administratif. Dari Ketapang, asap bisa sampai Serawak dan Singapore,” ujarnya.
*Penulis: kp-red.
*Sumber: NEA Singapore 16 Okt 2026, WALHI Kalbar, Greenpeace Indonesia, KLHK*


















