- Tumbang Titi//KetapangPers
KETAPANGPERS.COM, KETAPANG -Proyek pembangunan Puskesmas / RS Pratama di Tumbang Titi senilai Rp8,85 miliar dari APBD Ketapang 2026 jadi sorotan.
LSM Tindak Indonesia menemukan dugaan material besi tidak sesuai gambar kerja saat sidak lapangan Senin (6/10/2026).
Berdasarkan gambar kerja, spek besi kolom 13 mm dan sengkang 10 mm. Namun hasil ukur jangka sorong di lapangan disebut hanya besi polos 8 mm dan besi ulir 12 mm.
> “Besi tidak sesuai dengan gambar kerja. Ini jelas besi banci,” kata Supriadi dari LSM Tindak Indonesia.
Pihaknya mempertanyakan bagaimana material yang diduga tidak sesuai bisa terpasang di proyek miliaran tersebut.
Pantauan KetapangPers dilapangan Papan Plang proyek terpasang tidak semestinya, selayaknya proyek bernilai Rp.8,8 miliar.
Catatan redaksi: Dugaan tersebut masih memerlukan audit teknis dan pemeriksaan dokumen kontrak oleh pihak berwenang untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran.
**Redaksi


















