banner 728x250

Bupati Alexander Wilyo Temui  Lasarus, Ketua Komisi V DPR RI Bawa Aspirasi Infrastruktur

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta//KetapangPers

Bupati Ketapang Alexander Wilyo ngopi bareng Ketua Komisi V DPR RI Lazarus dalam suasana sederhana, akrab, dan penuh kekeluargaan, namun obrolannya sarat makna tentang masa depan pembangunan daerah, khususnya Kabupaten Ketapang dan Kalimantan Barat.

banner 325x300

“Pak Lasarus adalah contoh nyata putra daerah Kalimantan Barat yang mampu menjaga akar sekaligus memberi warna di panggung nasional. Lahir dan tumbuh dari nilai-nilai adat Dayak yang kuat, beliau membawa karakter lugas, konsisten, dan pekerja keras dalam setiap peran yang diembannya,” puji Alex.

Empat periode di DPR RI serta dua periode dipercaya memimpin Komisi V menjadi bukti dedikasi dan kepercayaan panjang, bukan hanya bagi konstituen, tetapi juga bagi kepentingan daerah dan bangsa.

Dalam obrolan santai itu, Bupati Ketapang menyampaikan aspirasi masyarakat Ketapang sekaligus berharap adanya perhatian dan dukungan agar pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dapat memprioritaskan pembangunan infrastruktur.

Tiga usulan utama disampaikan:

I. Perubahan status beberapa ruas jalan menjadi jalan nasional :
Pelang–Sungai Kepuluk (32,50 km), Sungai Kepuluk–Batu Tajam (35,34 km), Nanga Tayap (Simpang Betenung)–Tumbang Titi (36,50 km), Sungai Awan Kiri–Tanjungpura (24,60 km), Tanjungpura–Tanah Merah (31,77 km), Sumber Periangan–Tanjung Medan (23,81 km), Sandai–Tanjung Medan (30,46 km), serta Simpang Dua–Perawas (35,98 km), sebagai koridor strategis penghubung jalan kabupaten, provinsi, dan nasional guna mendukung konektivitas kawasan industri, pertanian, dan logistik.

II. Penanganan Infrastruktur Jalan di Kabupaten Ketapang meliputi ruas-ruas strategis:
Pelang–Sungai Kepuluk (32,50 km), Sungai Kepuluk–Batu Tajam (35,34 km), Sungai Awan Kiri–Tanjungpura (24,60 km), Tanjungpura–Tanah Merah (31,77 km), Sumber Periangan–Tanjung Medan (23,81 km), Sandai–Tanjung Medan (30,46 km), Sandai–Senduruhan (52,24 km), Simpang Dua–Perawas (35,98 km), Sedawak–Sukaraja (20,35 km), Tanjung–Periangan (18,52 km), Penyiuran–Deranuk (18,62 km), Jembatan Kelampai–Sukaraja (37,26 km), Satong–Laman Satong (15,49 km), serta Balai Berkuak–Meraban (18,74 km).

III. Usulan Penanganan Jalan Kabupaten melalui Inpres Jalan Daerah Tahun 2027 mencakup ruas-ruas prioritas di berbagai kecamatan Kabupaten Ketapang, antara lain :
Pelang–Sungai Kepuluk, Sungai Awan Kiri–Tanjungpura, Tanjungpura–Tanah Merah, Sumber Periangan–Tanjung Medan, Sandai–Tanjung Medan, Sandai–Senduruhan, Simpang Dua–Perawas, Tanjung–Periangan, Entinap–Mungguk Meranang, Balai Berkuak–Meraban, Taha–Loko, Sungai Kepuluk–Batu Tajam, Satong–Laman Satong, Penyiuran–Deranuk, Sedawak–Sukaraja, serta Jembatan Kelampai–Sukaraja, sebagai upaya meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, dan pemerataan pembangunan daerah.

Semua ini sejalan dengan arah Asta Cita RPJMN 2025–2029 yang menekankan penguatan konektivitas, pemerataan pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi.

“Dari meja kopi sederhana itu, kami sepakat bahwa membangun daerah tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan hubungan baik, sinergi, dan semangat gotong royong antara pemerintah daerah, DPR RI, dan pemerintah pusat,” ujar Alexander Wilyo.

**Red

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *